GfY9GUYiBUM9TUY8Tfd8TfM9TY==
Breaking
News

Reje Linge: Adat dan Negara Harus Bergandengan Tangan Percepat Rehab Rekon Aceh

Font size
Print 0

ACEH TENGAH. Angkaranews - Lembaga Adat Kerajaan Linge menegaskan komitmennya untuk bersinergi dengan pemerintah dalam mempercepat pembangunan pasca bencana. Hal itu disampaikan Juhursyah, Reje Linge Ke-21 dalam acara Musyawarah Cabang Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Aceh Tengah, Senin (6/7/2026).

Turut hadir Forkopimda Aceh Tengah, Ketua DPD PPP Provinsi Aceh, Ketua DPC PPP Kabupaten Aceh Tengah beserta pengurus, para alim ulama, pemuka adat, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, kader, simpatisan dan undangan.

Dalam acara tersebut Reje Linge turut didampingi Ketua Pembina Pasak Opat Nenggeri Linge Lahat, DR. Tgk. Irwansyah, Ketua Umum Pasak Opat Nenggeri Linge Zam Zam Mubarak, dan Bendahara Umum Pasak Opat Nenggeri Linge Nurdinsyah Muhammad Sedim

Membuka sambutan dengan salam adat Gayo, Reje Linge mengingatkan pentingnya persatuan.  
_"Tabi mulo langit sikujung seringkel payung, tabi mulo bumi sikujejak seringkel tapak... Sarat berat kite berati, sarat wajib kite wajibpi,"_ ujarnya.

*Reje Linge Milik Bersama*  
Reje Linge menegaskan institusi adat adalah milik seluruh elemen bangsa.  
"Reje Linge merupakan milik semua partai dan penegak adat Gayo. Reje Linge tidak untuk satu golongan. Reje Linge adalah payung. Di bawah payung ini, semua partai, semua suku, semua agama duduk sama rendah, berdiri sama tinggi," tegasnya.  
"Tugas kami menjaga marwah, menjaga adat, menjaga agar politik tetap beretika dan bermartabat," lanjutnya.

*Falsafah "Sebujur Acih Selitang Batak"*  
Reje Linge mengajak seluruh pihak menghidupkan falsafah Gayo dalam berpolitik dan membangun daerah.  
"Wilayah Adat Reje Linge dikenal dengan falsafah 'Sebujur Acih Selitang Batak'. Satu tubuh, satu batang, satu tujuan. Jika kepala sakit, maka seluruh tubuh merasakan. PPP, Pemerintah, Ulama, dan Adat harus 'Sebujur Acih Selitang Batak' dalam membangun Gayo dan Aceh," ujarnya.

*Dukung Percepatan Rehab Rekon*  
Lembaga Adat Kerajaan Linge menyatakan dukungan penuh terhadap program strategis nasional.  
"Kami mendukung program Pemerintah Pusat. Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi pasca bencana Aceh. Membangun kembali jalan, rumah, dan ekonomi rakyat adalah jihad kita bersama. Adat dan Negara tidak boleh jalan sendiri-sendiri. Harus bergandengan tangan," tegasnya.

*Gayo Pusat Peradaban Aceh*  
Reje Linge juga mengingatkan pentingnya menjaga warisan adat sebagai bagian dari keistimewaan Aceh.  
"Gayo adalah pusat keistimewaan Aceh. Dan di Gayo ini hidup 45 Pasal Adat Nenggeri Linge sebagai hukum adat Gayo. Ini adalah warisan, ini adalah konstitusi adat kita. Menjaga adat sama dengan menjaga keistimewaan Aceh. Menjaga adat sama dengan menjaga Indonesia," pungkasnya.

Acara ditutup dengan ajakan menjadikan PPP sebagai partai yang berakar pada adat, berlandaskan agama, dan berorientasi pada rakyat.

Samsul
Reje Linge: Adat dan Negara Harus Bergandengan Tangan Percepat Rehab Rekon Aceh
Lihat Juga
Next Post
Link copied successfully