GfY9GUYiBUM9TUY8Tfd8TfM9TY==
Breaking
News

Pemerintah Gampong Tumpok Aceh Bangun Jembatan Sementara, 5 Jembatan Menuju Plu Pakam Masih Rusak Pascabanjir

Font size
Print 0


Aceh Utara, angkaranews. Minggu 19 Juli 2026_ — Pascabanjir yang menerjang beberapa waktu lalu, Pemerintah Gampong Tumpok Aceh mengambil langkah darurat dengan membangun jembatan sementara. Jembatan itu dibuat untuk memastikan akses masyarakat ke perkebunan tetap terbuka, khususnya di jalur Tumpok Aceh menuju Gampong Plu Pakam, Kecamatan Tanah Luas, Kabupaten Aceh Utara.

Banjir sebelumnya merusak sejumlah infrastruktur penghubung antar gampong. Akibatnya, aktivitas warga yang menggantungkan hidup dari kebun terhambat. Hasil bumi sulit dibawa ke tempat pengumpul karena tidak ada akses yang layak dilalui kendaraan.

*5 Jembatan Belum Tersentuh Pembangunan*

Keuchik Gampong Tumpok Aceh, Zulkifli, http://S.Pd, membenarkan kondisi tersebut. Menurutnya, ada 5 titik jembatan di sepanjang jalan menuju Gampong Plu Pakam yang rusak akibat diterjang arus banjir dan hingga kini belum ada pembangunan jembatan baru sama sekali.

“Jembatan yang terbawa arus banjir tersebut belum sama sekali ada pembuatan baru. Memang ada isu satu jembatan mau ditender, tapi sampai sekarang belum ada kepastian yang hakiki,” ujar Zulkifli saat dikonfirmasi, Minggu 19/7/2026.

Ia menambahkan, keterlambatan penanganan infrastruktur ini sangat dikeluhkan warga. Pasalnya jalur tersebut merupakan urat nadi ekonomi masyarakat untuk berkebun dan mendistribusikan hasil perkebunan ke pengumpul.

“Masyarakat sangat mengeluh dengan kelambatan pemerintah daerah dalam menangani infrastruktur untuk akses warga dalam berkebun dan membawa hasil perkebunan masyarakat ke pengumpul,” kata Zulkifli.

*Butuh Perhatian Pemerintah Daerah dan Pusat*

Dengan kondisi 5 jembatan yang masih rusak, warga saat ini hanya mengandalkan jembatan sementara seadanya yang dibangun secara swadaya oleh pemerintah gampong. Jembatan darurat itu dinilai belum mampu menahan beban berat, terutama saat musim hujan dan saat mengangkut hasil kebun dalam jumlah banyak.

Keuchik Zulkifli berharap ada uluran tangan dari Pemerintah Kabupaten Aceh Utara dan juga Pemerintah Pusat agar pembangunan jembatan permanen segera direalisasikan.

“Kami mohon perhatian serius. Ini bukan hanya soal akses satu gampong, tapi menyangkut ekonomi banyak warga di Kecamatan Tanah Luas,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada informasi resmi dari Dinas terkait di Kabupaten Aceh Utara mengenai jadwal pasti tender dan pembangunan kelima jembatan tersebut.

Warga Gampong Plu Pakam dan Tumpok Aceh kini berharap pemerintah segera turun tangan, agar aktivitas perkebunan dan perekonomian masyarakat bisa kembali berjalan normal tanpa harus khawatir terputus akses setiap kali hujan lebat datang.

MN.
Pemerintah Gampong Tumpok Aceh Bangun Jembatan Sementara, 5 Jembatan Menuju Plu Pakam Masih Rusak Pascabanjir
Lihat Juga
Next Post
Link copied successfully