BOGOR. angkaranews — Pemerintah Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, menggelar Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-48 Tahun 2026 yang diikuti ratusan peserta dari 10 desa se-Kecamatan Dramaga.
Kegiatan yang mengusung tema “Menebar Cahaya Harmoni Al-Qur’an Menuju Dramaga yang Berkeadaban” tersebut resmi dibuka pada Selasa, 8 September 2026.
Rangkaian MTQ diawali dengan Pawai Ta’aruf yang diikuti ratusan kafilah dari seluruh desa di Kecamatan Dramaga. Pawai dimulai dari kawasan Jalan Lingkar Manggis dan berakhir di halaman Kantor
Kecamatan Dramaga.
*Ajang Syiar dan Pencarian Bibit Unggul*
Ketua Panitia Penyelenggara MTQ ke-48 Kecamatan Dramaga, Hj. Ine Handayani, mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang perlombaan keagamaan, tetapi juga momentum memperkuat ukhuwah Islamiyah dan mempererat tali silaturahmi masyarakat.
Menurutnya, MTQ tingkat kecamatan juga menjadi sarana untuk mencari dan membina bibit-bibit unggul yang nantinya dipersiapkan sebagai wakil Kecamatan Dramaga pada MTQ tingkat Kabupaten Bogor.
“Pada momentum MTQ yang diikuti 158 peserta ini, kami berharap dapat muncul generasi muda berprestasi yang memiliki talenta di bidangnya, mampu berkompetisi, serta dapat mengharumkan nama Kecamatan Dramaga di tingkat Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, bahkan hingga tingkat nasional,” ujar Ine.
*Lima Cabang Perlombaan*
Pada MTQ ke-48 Tahun 2026, panitia mempertandingkan sejumlah cabang dan golongan perlombaan, antara lain Tilawah Al-Qur’an dan Murotal golongan anak-anak, remaja, serta dewasa.
Selain itu, peserta juga mengikuti cabang Tahfidz Al-Qur’an 1 juz dan 5 juz, Tahfidz Al-Qur’an golongan anak-anak, serta cabang Qira’at Al-Qur’an Saba’ah dan Murotal golongan dewasa.
Melalui berbagai cabang tersebut, panitia berharap dapat menjaring potensi terbaik dari setiap desa di Kecamatan Dramaga.
Dewan Juri Berasal dari Potensi Lokal
Ine menjelaskan, dewan juri yang bertugas dalam pelaksanaan MTQ tahun ini berasal dari wilayah Kecamatan Dramaga.
Para juri dipilih dari kalangan masyarakat yang memiliki kompetensi, keilmuan, dan kemampuan sesuai dengan bidang perlombaan masing-masing.
“Kami menugaskan tim juri, termasuk dari kalangan generasi muda yang memiliki talenta dan keilmuan di bidangnya masing-masing, untuk melakukan penilaian pada cabang-cabang yang dilombakan dalam MTQ ke-48 tingkat Kecamatan Dramaga,” katanya.
*Berharap Lahir Unggulan Baru*
Menurut Ine, Kecamatan Dramaga sebelumnya telah memiliki sejumlah peserta unggulan yang mampu tampil pada MTQ tingkat Kabupaten Bogor, khususnya dari cabang kaligrafi dan Tilawah Al-Qur’an.
Namun, melalui pelaksanaan MTQ tahun ini, pihaknya berharap muncul potensi-potensi baru dari cabang perlombaan lainnya.
“Unggulan kami saat ini berasal dari cabang kaligrafi dan tilawah. Mudah-mudahan pada MTQ tahun ini muncul unggulan-unggulan baru dari cabang lainnya,” ucapnya.
Ia menegaskan, Kecamatan Dramaga berkomitmen untuk mengembangkan potensi lokal dalam menghadapi MTQ tingkat Kabupaten Bogor.
“Kami berkomitmen untuk menggali dan membina potensi generasi muda dari wilayah Kecamatan Dramaga sendiri, tanpa mendatangkan peserta dari luar,” tegasnya.
*Anggaran MTQ Disiapkan Melalui DPA*
Terkait anggaran penyelenggaraan, Ine mengatakan Kecamatan Dramaga telah memiliki alokasi anggaran melalui Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) yang diperuntukkan bagi pelaksanaan dan pembinaan MTQ.
Anggaran tersebut dibagi untuk mendukung pelaksanaan MTQ tingkat Kecamatan Dramaga serta persiapan dan keikutsertaan kafilah Dramaga pada MTQ tingkat Kabupaten Bogor.
“Kami berharap pelaksanaan MTQ di tingkat kecamatan dapat terintegrasi dengan persiapan MTQ tingkat Kabupaten Bogor. Selain itu, yang terpenting adalah syiar agama, bagaimana masyarakat semakin mencintai Al-Qur’an dan menjadikan membaca Al-Qur’an sebagai kebutuhan dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya.
*MTQ Terakhir Atep S. Sumaryo sebagai Camat Dramaga*
MTQ Tingkat Kecamatan Dramaga ke-48 Tahun 2026 secara resmi dibuka oleh Camat Dramaga, Atep S. Sumaryo.
Dalam sambutannya, Atep menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut serta mengapresiasi seluruh pihak yang telah memberikan dukungan terhadap pelaksanaan MTQ.
“Alhamdulillah, berkat dukungan semua pihak, kita bisa terus melakukan evaluasi dan perbaikan dari tahun ke tahun. Insya Allah, ini merupakan kegiatan MTQ terakhir saya selaku Camat Dramaga karena pada 1 April 2027 saya memasuki masa pensiun,” ungkap Atep.
Meski menjadi MTQ terakhir selama masa kepemimpinannya sebagai Camat Dramaga, Atep berharap kegiatan syiar Islam dan pembinaan generasi Qur’ani di wilayah Dramaga dapat terus ditingkatkan oleh kepemimpinan selanjutnya.
“Besar harapan kami kepada semua pihak yang selalu memberikan dukungan dan mendoakan agar kegiatan yang sangat baik ini dapat terus ditingkatkan,” ujarnya.
Atep juga menyampaikan permohonan maaf atas berbagai kekurangan selama menjalankan tugas sebagai Camat Dramaga. Ia berharap MTQ dapat terus menjadi sarana memperkuat syiar Islam sekaligus melahirkan qari dan qariah terbaik yang mampu berprestasi di berbagai tingkatan.
Ia berharap para peserta terbaik dari Kecamatan Dramaga kelak mampu bersaing tidak hanya di tingkat Kabupaten Bogor, tetapi juga di tingkat Provinsi Jawa Barat hingga nasional.
“Mudah-mudahan apa yang menjadi cita-cita kita semua untuk terus mensyiarkan agama Islam dapat berkembang, bertumbuh, dan senantiasa mendapatkan rida Allah SWT,” katanya.
Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Atep S. Sumaryo secara resmi membuka Musabaqah Tilawatil Qur’an ke-48 Tingkat Kecamatan Dramaga Tahun 2026.
Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan piala bergilir MTQ dari juara umum tahun sebelumnya, Desa Neglasari, kepada panitia penyelenggara.
Melalui pelaksanaan MTQ ke-48 tersebut, Pemerintah Kecamatan Dramaga berharap nilai-nilai Al-Qur’an semakin membumi dalam kehidupan masyarakat serta menjadi landasan dalam membangun Kecamatan Dramaga yang religius, harmonis, dan berkeadaban.
DN