ACEH UTARA. Angkaranews — Kabar membanggakan datang dari Gampong Ampeh, Kecamatan Tanah Luas, Kabupaten Aceh Utara. Raisyha Annazira berhasil meraih Juara I cabang Hafiz Al-Qur’an pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 di Semarang.
Prestasi tersebut tidak hanya mengharumkan nama keluarga, tetapi juga menjadi kebanggaan masyarakat Gampong Ampeh, Kecamatan Tanah Luas, dan Kabupaten Aceh Utara. Keberhasilan Raisyha membuktikan bahwa putra-putri daerah memiliki potensi besar untuk berprestasi di tingkat nasional melalui bidang Al-Qur’an.
Setelah kembali dari Semarang, Raisyha mendapat kunjungan dari Lembaga Pengembangan Tilawatil Al-Qur’an (LPTQ) Tanah Luas. Rombongan mendatangi kediamannya di Gampong Ampeh sebagai bentuk rasa syukur, penghormatan, dan dukungan atas pencapaian yang telah diraihnya.
Kunjungan tersebut dihadiri Drs. H. Hamdani A. Jalil, MA, Guechik Adi, Camat Tanah Luas Baktiar, SE, serta sejumlah unsur lainnya. Dalam kesempatan itu, rombongan menggelar acara tepung tawar untuk memberikan penghormatan kepada Raisyha sekaligus mendoakan agar prestasinya terus berkembang.
Suasana haru dan bangga mewarnai pertemuan tersebut. Drs. H. Hamdani A. Jalil, MA, mengaku sangat senang dan terharu dapat bertemu langsung dengan Raisyha.
Menurutnya, keberhasilan meraih juara pertama pada cabang Hafiz Al-Qur’an di ajang MTQ tingkat nasional bukanlah pencapaian biasa. Prestasi itu menjadi bukti kerja keras Raisyha sekaligus membawa nama Kecamatan Tanah Luas dan Aceh Utara ke tingkat nasional.
Ia berharap pencapaian tersebut dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya untuk terus mempelajari, menghafal, memahami, dan mengamalkan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam kunjungan itu, H. Hamdani juga menyampaikan keprihatinan setelah menerima laporan bahwa belum terdapat penjemputan atau bentuk apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Aceh Utara terhadap Raisyha setelah kepulangannya dari MTQ Nasional di Semarang.
Menurutnya, hal tersebut perlu menjadi perhatian bersama karena Raisyha telah mengharumkan nama daerah melalui prestasi nasional. Meski demikian, informasi mengenai belum adanya penjemputan maupun apresiasi tersebut tetap perlu diklarifikasi kepada pihak terkait agar masyarakat memperoleh informasi yang utuh dan berimbang.
Pembina Media Angkaranews, Nasir, turut memberikan pandangan terkait hal tersebut. Ia menyampaikan bahwa Bupati Aceh Utara H. Ismail Ajalil, SE, MM, dan Wakil Bupati Tarmizi, S.Com (Ayahwa Panyang), selama ini dikenal memiliki perhatian terhadap kegiatan keagamaan, termasuk pembinaan generasi Qur’ani.
Nasir menilai belum terlaksananya penjemputan atau pemberian apresiasi kemungkinan disebabkan oleh kesibukan dan padatnya agenda pimpinan daerah. Selain itu, bisa saja belum ada dinas terkait yang menginisiasi kegiatan tersebut.
Ia juga mengapresiasi langkah cepat Ketua MAA Tanah Luas, Camat Tanah Luas, serta Guechik Gampong Ampeh yang telah bersilaturahmi langsung ke kediaman Raisyha. Menurutnya, kunjungan tersebut merupakan bentuk dukungan dan motivasi yang penting bagi Raisyha dan keluarganya.
Bagi keluarga dan masyarakat Gampong Ampeh, keberhasilan Raisyha merupakan kebanggaan besar. Prestasi itu tidak hanya menjadi pencapaian pribadi, tetapi juga menjadi kebanggaan masyarakat Kecamatan Tanah Luas dan Kabupaten Aceh Utara.
Raisyha diharapkan mampu mempertahankan prestasinya, terus meningkatkan hafalan dan pemahaman Al-Qur’an, serta menjadi teladan bagi anak-anak muda lainnya.
Prestasi tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat pembinaan generasi Qur’ani di tingkat gampong, kecamatan, hingga kabupaten. Dukungan keluarga, lembaga pendidikan, masyarakat, dan pemerintah sangat diperlukan agar potensi anak-anak Aceh Utara dapat terus berkembang dan melahirkan prestasi yang lebih tinggi.
Kunjungan dan tepung tawar yang dilakukan LPTQ Tanah Luas menjadi wujud penghargaan sekaligus rasa syukur masyarakat atas keberhasilan Raisyha Annazira.
Masyar